Tingginya volume tekanan air pada musim hujan saat ini menyebabkan
sejumlah jaringan pipa PDAM Limau Kunci Liwa mengalami kerusakan.
Akibatnya, pendistribusian air bersih kepada para pelanggan terpaksa digilir bahkan sebagian terhenti sementara hingga menunggu selesainya perbaikan.
"Instalasi waste out (WO) atau bagian pipa penguras PDAM Liwa tepatnya di Pekon Hanakau sejak dua hari ini pecah karena tekanan air sangat kencang," pipa telkom kata Direktur PDAM Limau Kunci Liwa Pistorik, Rabu (17/2/2016).
Selain ada kerusakan pada instalasi WO itu, pekan lalu juga ada kerusakan pada pipa transmisi di Pekon Bahway yang juga akibat tekanan air terlalu tinggi. Kerusakan pipa transmisi di Pekon Bahway tersebut telah diperbaiki mulai Jumat pekan lalu. Namun setelah selesai perbaikan pipa transmisi itu, kerusakan kembali terjadi pada pipa bagian penguras di Pekon Hanakau.
Karena itu lanjutnya, pihaknya membutuhkan waktu beberapa hari untuk melakukan perbaikan. Selama perbaikan maka pihaknya terpaksa melakukan pendistribusian air bersih secara bergilir. Bahkan pada daerah-daerah tertentu ada yang pendistribusianya tidak dapat dilakukan karena pendistribusian tidak bisa dilakukan secara menyeluruh selama perbaikan dilakukan.
"Mudah-mudahan jika tidak ada hambatan perbaikan hari ini selesai sehingga pendistribusian kembali normal," kata dia.
Dengan adanya kerusakan tersebut, pihaknya meminta kepada masyarakat pelanggan untuk bersabar menunggu pendistribusian normal kembali. Pihaknya selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Akan tetapi gangguan itu terkadang datang tanpa pipa telkom tangerang diduga terlebih saat ini curah hujan tinggi yang sering menyebabkan kerusakan pada jaringan akibat tekanan air sangat tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar