Selasa, 23 Februari 2016

Wah, Macet di Jembatan Tello Makassar Bisa Sampai 2017

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Makassar, Rahman Djalil mengatakan, pemutusan kontraktor PT Galih Medan yang mengerjakan jembatan Tello akan mengakibatkan kemacetan hingga tahun 2017.


"Kita sudah prediksikan bahwa meskipun kita berikan lagi perpanjangan, tetap saja tidak akan terjadi. Daripada kerugian semakin besar, kan lebih baik kalau kita putus saja kontraknya," ujarnya via telepon, Selasa (23/2/2016).

Ia melanjutkan, terlalu banyak masalah yang terjadi. "Daripada kita berharap padahal kita sudah tahu kejelasannya tidak akan beres juga, mending kita putus kontraknya," tambahnya.

Pemutusan kontrak tersebut terjadi 19 Februari lalu. Sebelumnya proyek yang menggunakan dana APBN 2015 sebesar 14 miliar ini dijadwalkan rampung Desember 2015 lalu.

Kemudian kontraknya diperperpanjang 50 hari atau hingga Januari 2016 namun pengerjaan jembatan belum juga selesai. (*)

Pipahdpe.id ~> Menjual berbagai pipa hdpe
 

Senin, 22 Februari 2016

ESDM Revisi Aturan, Tapi Trader Gas Bermodal Kertas Tetap Dilarang

Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 37 Tahun 2015 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan serta Harga Gas Bumi (Permen ESDM 37/2015) baru-baru ini direvisi.

pipa hdpe


Meski demikian, revisi tersebut tidak mengutak-atik ketentuan, yang mewajibkan setiap pelaku usaha niaga (trader) gas bumi membangun infrastruktur bila ingin memperoleh alokasi gas bumi.

Permen 37/2015 tetap melarang penjualan gas melalui 'calo' atau trader, jadi tidak boleh lagi penjualan gas dari produsen ke pengguna harus melewati pihak yang berlapis-lapis sebagai trader. Ini yang membuat tata niaga gas di Indonesia tidak efisien, dan harganya mahal.

Setiap trader yang mendapat alokasi gas harus menjual langsung gas bumi kepada pengguna akhir seperti industri, PLN, atau pabrik pupuk. Sehingga mau tak mau, trader harus memiliki infrastruktur seperti pipa distribusi gas, dan sebagainya.

"Kita revisi untuk memberi kesempatan badan usaha swasta yang punya infrastruktur untuk mendapat alokasi gas. Yang nggak punya (infrastruktur) nggak bisa dapat alokasi gas, harus punya infrastruktur," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM, Wirarmaja Puja, dalam jumpa pers di Gedung Migas, Jakarta, Senin (22/2/2016).

Revisi Permen 37/2015 hanya mengubah ketentuan prioritas penerima alokasi gas bumi. Permen hasil revisi memberi peluang lebih besar bagi badan usaha milik swasta untuk memperoleh alokasi gas. Tetapi, penerima alokasi gas harus punya infrastruktur gas bumi yang mumpuni.

"Yang berubah (dari Permen 37/2015) adalah prioritas alokasi gas, tadinya BUMN dan BUMD, itu kita ubah jadi BUMN, BUMD, swasta sepanjang memiliki atau menguasai infrastruktur," pungkas Wirat.

Sebagai informasi, saat ini Indonesia masih kekurangan infrastruktur gas bumi, sehingga gas bumi yang merupakan sumber energi murah dan ramah lingkungan masih terbatas pemanfaatannya.

Indonesia setidaknya membutuhkan infrastruktur pipa gas sepanjang 15.000 km, namun saat ini baru sekitar 6.000 km yang sudah terbangun.

Ada sekitar 60 perusahaan trader gas di Indonesia, tapi hampir semuanya tak punya infrastruktur, hanya bertindak sebagai calo saja tanpa modal, alias bermodal kertas saja. Trader ini membuat rantai pasokan gas menjadi panjang, harga gas di Indonesia menjadi tidak efisien.

Karena itu, Kementerian ESDM kini mewajibkan semua trader gas untuk membangun infrastruktur agar manfaat gas bumi bisa lebih dirasakan banyak orang, harga gas juga menjadi lebih murah. Dengan gas yang lebih murah, industri bisa lebih berdaya saing, harga listrik juga bisa lebih murah.
(wdl/wdl)
Pipahdpe.id ~> Menjual berbagai pipa hdpe

Minggu, 21 Februari 2016

Orang Kerap Buang Sampah Bra dan Celana Dalam di Tempat Ini

Karawang - Puluhan orang aktivis lingkungan memunguti pakaian dalam yang berserakan di mata air Pancuran Mas, Kampung Sinapeul, Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 


Yuda Febrian Silitonga, koordinator aksi mengatakan ratusan celana dalam baik pria maupun wanita telah berserakan di mata air tersebut. Atam, 45 tahun, seorang tokoh pemuda di Desa Wargasetra mengatakan, mata air Pancuran Mas dianggap keramat oleh warga sekitar. pipa telkom

Orang yang mandi dan melempar uang koin ke mata air tersebut percaya keinginannya bisa terkabul. "Ritual buang pakaian dalam usai mandi, dianggap bisa buang sial," ujar Atam, saat ditemui Tempo di Kampung Sinapeul, Minggu 21 Februari 2016. Ritual tersebut biasa dilakukan sepanjang tahun. Atam mengatakan ritual buang sial paling marak dilakukan saat bulan Mulud. Tidak sedikit tamu yang datang dari luar daerah, seperti dari Lampung, Surabaya, Jawa Tengah, Banten, bahkan dari Jakarta. "Setiap malan di bulan Mulud, tamu tiada henti berdatangan, satu malam bisa sampai empat mobil. Pedagang yang buka warung sampai menyetok cerutu buat sesajen," tutur Atam. Banyaknya tamu yang membuang pakaian tersebut menimbulkan masalah.

Celana dalam maupun bra berserakan dan berceceran di sekitar mata air tersebut. Atam mengatakan, seusai bulan Mulud ia bisa mendapat empat karung pakaian dalam pria maupun wanita. "Saya punguti, daripada berserakan tidak enak dipandang mata, pipa telkom tangerang saya gunakan untuk membuat orang-orangan sawah. Lumayan, untuk menakut-nakuti burung pipit. Sering juga saya gunakan untuk menyumbat pipa paralon yang bocor," beber Atam. 

Pada Sabtu, 20 Februari 2016, puluhan anggota Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai Citarum (Forkadas C+) berhasil mengumpulkan dua karung pakaian dalam. "Jelang hari peduli sampah nasional, kami melakukan aksi pembersihan mata air di Pegunungan Sanggabuana. Sekalian mengukuhkan Kampung Sinapeul sebagai Kampung Air," ujar Yuda saat ditemui di tempat yang sama. Kampung Sinapeul terletak di kaki Gunung Sanggabuana. 

Terdapat tiga mata air di kampung tersebut. Selain mata air Pancoran Mas, ada juga mata air Cisamsuri dan Tayakan Talaga. "Ketiga mata air tersebut dalam keadaan tidak terawat, sehingga perlu dipercantik. Bersama warga sekitar, kami memasang papan nama dan membersihkan mata air dari sampah-sampah," ucap Yuda. Di Pegunungan Sanggabuana, terdapat ratusan mata air. Yuda mengatakan, puluhan mata air di Sanggabuana telah hilang. "Saat ini Forkadas sedang melakukan pendataan dan penyelamatan mata air di Pegunungan Sanggabuana, Karawang Selatan," kata Yuda. 
HISYAM LUTHFIANA

Kamis, 18 Februari 2016

Pengadaan Pipanisasi PDAM Sidoarjo Diduga Bermasalah, Kejari bakal Usut, Ini Bukti Permulaannya

SIDOARJO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo mencurigai adanya kejanggalan pada proyek pipanisasi Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Delta Tirta Sidoarjo (DTS) Agustus 2015. Kejanggalan dimaksud adalah pengadaan pipa bagi 10.000 sambungan rumah (SR) yang diduga terdapat penyimpangan saat proses pengadaannya.

pipa telkom
Kepala Kejari Sidoarjo, Sunarto, mengatakan sudah melakukan penyelidikan (lid) selama sebulan lebih terkait kasus ini. "Dari hasil lid, per hari ini (Kamis), kami tingkatkan menjadi penyidikan," kata Sunarto kepada awak media saat ditemui di Kantor Kejari Jalan Sultan Agung, Kamis (18/2/2016).

Sunarto menuturkan diduga ada tiga penyelewengan terhadap proyek tersebut, yaitu dugaan mark up, kolusi, dan pengadaan yang tidak sesuai spek. Diungkapkan, pipa telkom pada proses pelelangan ditengarai ada 'permainan' yang akhirnya dimenangkan salah satu CV, yaitu CV LJ.

Meski enggan membeberkan 'permainan' yang dimaksud, Sunarto menegaskan pihaknya meningkatkan status sampai ke penyidikan ini memiliki dasar yang kuat. "Kami pun sudah periksa belasan saksi terkait kasus ini," sambungnya.

Sunarto merunut kronologinya, kasus ini berawal pada Juli ketika PDAM Sidoarjo akan membuat 10.000 SR. Pada bulan itu, pihak DTS mulai mengajukan lelang dengan anggaran Rp 9.197.907.000.
Ada empat perusahaan, namun satu perusahaan dicoret. Dari tiga yang tersisa, diputuskan CV LJ yang memenangkan lelang dengan penawaran sekitar Rp 8,9 miliar.

"Bukti permulaan yang kami temukan ada dugaan penyelewengan pada proses itu. Namun, belum bisa kami beberkan karena alasan penyidikan," ujarnya. Tak hanya membidik pengadaan pipa, Sunarto juga mencurigai adanya penyelewengan terhadap tender pemasangan pipa SR tersebut.

"Jadi ada yang pengadaan. Kemudian ketika pipa-pipa itu sudah dibeli, ada dugaan pemenang tender pemasangan juga bermasalah prosesnya. Bahkan, kami juga mencatat ada pengadaan pipa lagi setelah proses pemasangan. Jadi ada tiga dugaan penyelewengan, pipa telkom tangerang tapi kami selesaikan satu persatu," ungkapnya.

Ketua Penyidik Kejari Sidoarjo, Wido Utomo, menambahkan pihaknya akan memanggil pihak-pihak yang memiliki kaitan erat terhadap proses pelelangan tersebut. Namun, Wido enggan menyebut nama-nama pihak yang diduga terlibat, pun jumlah pihak yang akan dipanggil nanti.

"Dilihat nanti saja saat pemanggilan saksi. Rencananya, Senin (22/2/2016) akan kami panggil," imbuh Wido. Direktur Utama PDAM DTS, Sugeng Mujiadi, menyatakan akan mempelajari lebih lanjut terkait upaya Kejari mengusut proses proyek pipanisasi ini. Kepada Surya.co.id Sugeng mengatakan belum mengetahui detail proyek tersebut.

"Saya belum bisa berkomentar apa-apa dulu. Namun yang jelas, akan saya pelajari lebih lanjut kasusnya," tandas Sugeng.


Rabu, 17 Februari 2016

Instalasi PDAM Limau Kunci Rusak, Pendistribusian Air Bersih Macet

Tingginya volume tekanan air pada musim hujan saat ini menyebabkan sejumlah jaringan pipa PDAM Limau Kunci Liwa mengalami kerusakan.


Akibatnya, pendistribusian air bersih kepada para pelanggan terpaksa digilir bahkan sebagian terhenti sementara hingga menunggu selesainya perbaikan.

"Instalasi waste out (WO) atau bagian pipa penguras PDAM Liwa tepatnya di Pekon Hanakau sejak dua hari ini pecah karena tekanan air sangat kencang," pipa telkom kata Direktur PDAM Limau Kunci Liwa Pistorik, Rabu (17/2/2016).

Selain ada kerusakan pada instalasi WO itu, pekan lalu juga ada kerusakan pada pipa transmisi di Pekon Bahway yang juga akibat tekanan air terlalu tinggi. Kerusakan pipa transmisi di Pekon Bahway tersebut telah diperbaiki mulai Jumat pekan lalu. Namun setelah selesai perbaikan pipa transmisi itu, kerusakan kembali terjadi pada pipa bagian penguras di Pekon Hanakau.

Karena itu lanjutnya, pihaknya membutuhkan waktu beberapa hari untuk melakukan perbaikan. Selama perbaikan maka pihaknya terpaksa melakukan pendistribusian air bersih secara bergilir. Bahkan pada daerah-daerah tertentu ada yang pendistribusianya tidak dapat dilakukan karena pendistribusian tidak bisa dilakukan secara menyeluruh selama perbaikan dilakukan.

"Mudah-mudahan jika tidak ada hambatan perbaikan hari ini selesai sehingga pendistribusian kembali normal," kata dia.

Dengan adanya kerusakan tersebut, pihaknya meminta kepada masyarakat pelanggan untuk bersabar menunggu pendistribusian normal kembali. Pihaknya selalu berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Akan tetapi gangguan itu terkadang datang tanpa pipa telkom tangerang diduga terlebih saat ini curah hujan tinggi yang sering menyebabkan kerusakan pada jaringan akibat tekanan air sangat tinggi.

Selasa, 16 Februari 2016

Aduh, Banyak SPBU Nakal di Medan

MedanBisni - Jakarta. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerima banyak pengaduan dari masyarakat soal ketidaksesuaian BBM yang seharusnya diterima. Misalkan di tera meter milik SPBU, ternyata BBM yang dikeluarkan dari tangki sudah 10 liter, nyatanya yang diterima konsumen kurang dari itu.Sepanjang 2015 Kemendag tercatat menerima sekitar 100 pengaduan terkait tera meter BBM yang tidak sesuai. Dari 100 SPBU yang diadukan, sebagian besar berada di Sumatera, paling banyak di Medan dan Riau. Direktur Metrologi Kementerian Perdagangan (Kemendag) Hari Prawoko mengakui memang banyak SPBU nakal yang mengurangi bensin yang harusnya diterima konsumen.

pipa telkom
Berbagai cara digunakan oleh SPBU nakal untuk mengakali konsumen, pipa telkom misalnya dengan melubangi sedikit pipa dari tangki BBM, sehingga BBM yang keluar dari nozzle berkurang, tidak sebanyak yang terpampang di tera meter.

"Macam-macam caranya, ada yang pipa di bawahnya dilubangi, jadi sebagian yang dihisap udara," kata Hari usai penandatanganan Nota Kesepahaman di Kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa (16/2).

Modus lainnya adalah dengan memanipulasi tera meter. Tera meter dibuat bergerak lebih cepat dari yang seharusnya sehingga ukurannya tidak pas lagi. "Sekarang kan pakai elektronik semua, ada yang elektroniknya pakai remote control, jadi lebih cepat," tuturnya.

Hari Purwoko mengatakan, ketidaktepatan pengukuran tera meter ternyata tidak ditemukan di SPBU-SPBU milik perusahaan asing. SPBU asing memiliki takaran bensin yang akurat, konsumen pun mendapatkan BBM sesuai dengan permintaan. "Kesimpulan kami, pengukuran di SPBU asing lebih bagus, kami apresiasi mereka bisa menjaga ukurannya," katanya.

Dia menambahkan, pengawasan terhadap akurasi tera meter di SPBU asing tidak berbeda dengan SPBU milik perusahaan dalam negeri. "Pengawasannya sama baik SPBU asing maupun lokal," ucapnya.

Sebagai informasi, menyikapi banyaknya pengaduan dari masyarakat terkait tidak sesuainya kuantitas bensin yang diterima, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menggandeng Kemendag untuk mengawasi tera meter BBM di SPBU.

Kerja sama antara BPH Migas dan Kemendag ini tertuang dalam nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang ditandatangani oleh Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng dan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag Widodo."Semoga setelah penandatanganan MoU, ini jadi pedoman teknis pengawasan di lapangan nanti. Saya apresiasi dukungan BPH Migas di bidang pengawasan metrologi di bidang migas. Ini untuk melindungi kepentingan umum," kata Widodo.

Dia mengatakan, jumlah BBM yang dicuri dari konsumen bisa mencapai 7%. "Ambang batasnya itu kan 0,5%, itu terlampaui (di sejumlah SPBU di Pantura). Itu bisa sampai 5-7%," dia mengungkapkan.

Pihaknya berjanji akan segera melakukan pengawasan bersama BPH Migas agar masyarakat tidak dirugikan oleh oknum-oknum pemilik maupun pegawai SPBU yang nakal. Widodo berjanji akan menghukum pelaku pencurian BBM dari konsumen ini."Kita akan lakukan pengawasan berkala dan pengawasan khusus. Begitu ditemukan ada dugaan pelanggaran saat pengawasan berkala, langsung kita lakukan pengawasan khusus. Pipa Telkom Di tangerang selatan Kalau pada saat pengawasan khusus masih melakukan pelanggaran maka kita lakukan penegakan hukum," tukasnya.

Dia menambahkan SPBU yang terbukti curang, pertama-tama akan diberi sanksi administratif dulu berupa pembinaan. Bila masih melanggar juga setelah diberi pembinaan, maka para pelakunya akan dijatuhi pidana.

"Sanksinya bisa administratif, bisa pidana," paparnya.

Sebelum diberi sanksi pidana, SPBU akan diberi surat peringatan. Bila hingga peringatan ke-3 masih melakukan pelanggaran, sanksi pidana menanti. Selain itu, SPBU juga akan dicabut izinnya sehingga harus tutup.

"Ada surat teguran, surat peringatan, ditera ulang lagi, jadi prosedur itu kita lakukan. Maksimal 3 kali peringatan. Metrologi di Jakarta sempat menutup beberapa SPBU karena pelanggarannya cukup besar," tutur Widodo. (dtf)

Senin, 15 Februari 2016

'Kambing Sudah Seperti Kawan'

Kehidupan Isma Wanti bersama dua orang anaknya yang tinggal bersama belasan ekor kambing di Jalan Pipa Utama, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, sungguh memprihatinkan.
Isma yang merupakan seorang janda mengaku, menjaga kambing milik Ponirin lantaran tidak ada lagi uang yang bisa ia gunakan untuk mengontrak rumah. pipa telkom
"Pak Ponirin yang sangat membantu kehidupan saya. Tidak hanya menjaga kambingnya, saya juga dikasih tempat tinggal di situ," ujarnya saat ditemui Analisadaily.com, Senin (15/2).
Baca Juga :
pipa telkom
"Tinggal di sini gratis, nggak ada bayar. Lampu dikasih dari tetangga. Kadang juga ada tetangga yang ngasih nasi sama saya."
Sementara Fifi yang merupakan tetangga Isma mengatakan, kadang kala ia memberi makanan karena kasihan melihat kehidupan Isma dan kedua anaknya.
"Kalau ada rezeki saya bagi sama Isma, kalau nggak ya paling kasih makan untuk anaknya saja," ucap Fifi.


Fifi juga menambahkan, Isma setiap harinya bekerja memberi makan kambing-kambing milik Ponirin dan membersihkan kandang kambing tersebut.
"Tidak hanya dia yang memberi makan kambing, kadang anak-anaknya juga mengasih makan kambing milik Pak Ponirin," ucapnya.
pipa telkom Aditia Suryanto sudah menganggap kambing-kambing itu layaknya kawan
Sedangkan salah seorang anak Isma, Aditia Suryanto (10) mengaku, sudah terbiasa tinggal bersama belasan kambing yang ia anggap seperti teman sendiri.
"Kambing ini sudah kayak kawan bang, setiap hari main sama kambing," ucapnya sembari memberi makan kambing.
(jw/eal)
 

Kamis, 11 Februari 2016

Perbedaan Memoles Mobil Jepang dan Eropa

Model dan merek mobil sangat memengaruhi bagaimana perawatannya, termasuk dalam memoles bodinya agar tetap mengkilap seperti baru. Ada perlakuan perbedaan dalam memoles mobil antara merek Jepang dan Eropa. 

pipa telkom

Daniel Yoga, pemilik autodetailing GlossGeek di kawasan MGK, Kemayoran, Jakarta Pusat, menjelaskan, jasa salon mobil dan autodetailing profesional biasanya akan menggunakan jenis obat berbeda untuk memoles mobil Eropa. Hal tersebut dilakukan karena kualitas dan daya tahan cat yang digunakan berbeda.

"Mobil Eropa dan Jepang jelas beda obatnya. Mobil Jepang itu cat dasarnya kurang bagus dibanding mobil Eropa. Makanya kami pakai obat yang lebih keras supaya hasilnya bisa maksimal. Mobil Eropa dari sisi harga kan beda, jadi kualitas cat standar pabrikannya juga sudah bagus. Jika dikasih obat yang biasa, hasilnya bisa langsung terlihat," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Hasil yang diperoleh pun biasanya berbeda antara masing-masing mobil. Mobil Eropa yang masih menggunakan cat orisinal pabrikan jika dipoles di jasa salon mobil atau autodetailing profesional akan terlihat mengkilap walau baru sekali dilap.

"Bodi jelas bisa terlihat bedanya. Ambil contoh bagian mesin yang hendak dipoles. Itu akan kelihatan sekali bedanya. Kalau mobil Jepang mesinnya dibuka, banyak kabel dan pipa-pipa. Biasanya yang terlihat jelas di bagian pipanya akan terlihat bersih lagi. Untuk mobil Eropa, pipa telkom karena dia mesinnya pakai cover dan rapi, saat dipoles maka kilapnya akan sama dengan mobil baru," pungkas dia.

Rabu, 10 Februari 2016

Besok, Wilayah di Banjarmasin Ini Bakal Tidak Dapatkan Leding Selama 5 Jam

Bagi sebagian warga Banjarmasin Utara harus siap-siap menampung banyak air PDAM untuk cadangan, Kamis (11/2/2016) besok.


Sebab perusahaan air Bandarmasih ini bakal menghentikan aliran air selama lima jam.

Hal itu berkaitan dengan adanya pipa kebocoran Pipa Diameter 400 MM dijalan Brigjen H.Hasan Basri sehingga dilakukan perbaikan. pipa telkom

Duta Air Banjarmasin 2015, Ishlah Wahdini, melalui pesan di media sosialnya mengatakan perbaikan akan dilakukan Kamis pukul 21.30 sampai dengan 01.30 wita.

Maka akan berdampak pada terganggunya distribusi air ke pelanggan wilayah H.Hasan Basri sebelah kiri menuju kayu tangi ujung ( HKSN, Perdagangan, alalak dan jalan pangeran ).

Selanjutnya Jl Sungai Miai Dalam, sungai jingah komplek Jahri Saleh serta komplek sariwangi.

"Distribusi air akan normal kembali 5 jam setelah pengerjaan selesai," kata dia.

Demikian pengumuman ini disampaikan agar dapat diketahui bersama. Mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan ini. "Sumber: Humas PDAM Bandarmasih di Banjarmasin," tutup Ishlah dipengumuman BBMnya.

Selasa, 09 Februari 2016

Benahi Pipa Distribusi, PDAM Imbau Wilayah Ini Tampung Air

Dalam rangka peningkatan pelayanan, PDAM Kota Makassar akan melakukan pekerjaan koneksi pipa transmisi dan distribusi yaitu dari pipa diameter 1100 mm ke pipa 600 mm (supply dari IPA V Somba Opu) yang berlokasi di Kabupaten Gowa. 



Hal tersebut diungkapkan Kabag Humas PDAM Makassar, Muh Idris Tahir, Selasa (9/2/2016). “Tujuannya untuk menambah kapasitas layanan di daerah Panakkukang dan Manggala,” ujarnya dalam keterangan persnya.

Idris menjelaskan, akibat pekerjaan tersebut maka supply air PDAM akan terganggu karena distribusinya akan dihentikan total selama 24 jam.

“Adapun jadwal pelaksanaanya direncanakan dimulai pada hari Kamis, 11 Februari 2016 Jam 10.00 s/d Jumat tanggal 12 Februari 2016. Akibat pekerjaan tersebut daerah yang mengalami gangguan adalah Kecamatan Tamalate, Panakkukang, Rappocini, sebagian Kecamatan Mariso, Sebagian Kecamatan Makassar, sebagian Kecamatan Manggala dan sebagian Kecamatan Ujung Pandang,” terang Idris.

Lanjut dia, sebagai antisipasi dari pekerjaan pipa telkom tangerang tersebut maka PDAM Makassar tetap menyiapkan bantuan armada mobil tangki yang siap disalurkan ke pelanggan yang tidak dapat air.

“Jadi dimohon kepada pelanggan yang berdomisili di wilayah tersebut, diharapkan dapat mengantisipasi dengan menampung air sebagai persediaan selama pekerjaan berlangsung,” tuturnya.


“Jika tidak ada halangan air akan mengalir normal kembali pada hari Jumat Jam 12.00. Olehnya itu Manajemen PDAM Kota Makassar menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat, harapan kami semoga ke depan supply air ke pelanggan bisa lebih baik lagi,” pungkas Idris Tahir.

Senin, 08 Februari 2016

Pertamina Patok Capex 2016 US$ 5,3 Miliar

INILAHCOM, Bandung - Tahun ini, PT Pertamina menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 5,3 miliar untuk meningkatkan bisnis sektor hulu dan hilir.  Pipa Telkom Tangerang

 
 "Dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) kita pada tahun 2016 ini, kita siapkan capex sebanyak 5,3 miliar dolar AS untuk peningkatan di sektor hulu dan hilir," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina Wianda Pusponegoro di Bandung, Sabtu (6/2/2016). Wianda mengatakan, dana Capex berasal dari internal perusahaan yang terbagi untuk industri hulu US$ 4,7 miliar, sisanya diarahkan untuk peningkatan industri hilir. 

Untuk industri hulu, kata mantan mantan presenter televisi swasta ini, Pertamina menggelontorkan dana US$ 4,7 miliar untuk pengembangan lapangan migas. "Termasuk akuisisi lapangan migas di luar negeri," ujar Wianda. Sedangkan untuk industri hilir, lanjut Wianda, Pertamina akan mengalokasikan capex untuk peningkatan kapasitas kilangnya termasuk pembangunan instalasi pipa-pipa baru untuk gas, pipa transmisi, maupun BBM.  Pipa Telkom

"Kita saat ini memiliki proyek yang banyak, namun kita lihat nanti kapasitas uangnya seperti apa. Tapi capex segitu jumlahnya lebih besar dari 2015," papar Wianda. Wianda bilang, jumlah capex sebanyak US$ 5,3 miliar masih bersifat fleksibel karena masih akan ada RKAP Perubahan yang dibahas dengan pemerintah dan harus disesuaikan dengan kondisi harga minyak dunia. [tar]

Kamis, 04 Februari 2016

Suara Mistis di Rumah Anda, Ini Penyebabnya

Suara mistis yang terdengar misterius seringkali hadir rumah Anda. Tenang, jangan terburu-buru khawatir, suara mistis itu bukan berasal dari makhluk halus. Melainkan dari perabotan rumah tangga atau bintang-binatang pengerat di rumah Anda. 

pipa telkom

Dilansir dari Good Housekeeping, Rabu (3/2/16) ada sejumlah suara yang seharusnya tidak ada di rumah Anda. Untuk itu Anda perlu menyelidiki penyebabnya agar dapat menghentikan suara-suara misterius tersebut. 

1. Ada suara misterius menyerupai air mengalir, padahal tak ada seorang pun di kamar mandi
Mungkin ada saluran air di rumah Anda yang bocor. Jika suara seperti ini kerap terdengar, maka matikan sumber air di rumah dan cek satu persatu pipa air yang terlihat di rumah. Jika ada yang bocor, maka tambal lah dengan lakban khusus.

2. Air conditioner Anda berdecit
AC selalu bergetar setiap kali digunakan, maka komponennya mudah mengendur jika sudah lama tidak di-servis. Suara decitan bisa jadi karena sabuk kipas pada AC Anda telah longgar. Jika suara yang mengganggu seringkali terdengar, maka Anda dapat meminta bantuan profesional.

3. Suara letupan pada kompor gas
Aliran gas yang tidak sempurna pada kompor gas bisa menyebabkan penumpukan gas. Ini akan menimbulkan letupan kecil pada saat Anda menghidupkan kompor. Jika terjadi seperti ini, maka sebaiknya Anda lekas memperbaiki kompor gas Anda untuk mencegah ledakan.

4. Suara gaduh di loteng
Kegaduhan yang berasal dari loteng terutama pada malam hari bisa disebabkan oleh populasi hewan pengerat di rumah Anda. Bukan hanya kegaduhan, pipa telkom mereka mungkin bisa menyebabkan masalah yang lebih besar seperti rusaknya kabel listik dan genting karena eratan mereka.

5. Lampu berdengung
Jika Anda mendengar ada suara misterius seperti dengungan pada lampu, ini menandakan kendurnya koneksi lampu. Sebaiknya Anda segera memperbaikinya karena koneksi yang kendur bisa menyebabkan percikan api yang memicu korsleting.

6. Lampu kulkas yang selalu menyala
Kulkas biasa akan menyala beberapa waktu sekali yang ditandai dengan dengungan. Namun ketika kulkas Anda terus menyala, bisa jadi ini adalah masalah suhu. Maka pastikan tidak ada benda yang menghalangi mesin kulkas. Tanpa disadari hal ini biasanya terjadi ketika kulkas Anda terlalu penuh.

Rabu, 03 Februari 2016

Harga Minyak Melonjak 8 Persen

Harga minyak melonjak 8 persen, Rabu (03/02/2016). Angka tersebut mencatatkan keuntungan dua hari, setelah investor mengambil keuntungan dari dolar AS yang lebih lemah dan mengabaikan data yang menunjukkan lonjakan besar tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS ke rekor tertinggi.

pipa telkom


Komentar menteri luar negeri Rusia mengulangi kesediaan produsen utama untuk memenuhi saat ada konsensus di antara OPEC dan non-anggota OPEC, juga menghidupkan kembali harapan dari kesepakatan umemangkas output dan membantu meningkatkan harga. Demikian mengutip cnbc, Kamis (04/02/2016). pipa telkom

Indeks dolar jatuh ke lebih dari tujuh pekan, membuat harga komoditas dalam dolar lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, di tengah meningkatnya skeptisisme bahwa Federal Reserve akan mampu menaikkan suku bunga AS lagi tahun ini dan setelah data menunjukkan jasa AS industri tumbuh lebih lambat dari yang diharapkan bulan lalu.

Pekerja mempersiapkan pipa pelayanan sumur minyak yang dioperasikan oleh anak perusahaan dari Produksi JSC KazMunaiGas Exploration di Kazakhstan, 21 Januari 2016. Minyak mentah berjangka AS berakhir dengan satu keuntungan terbesar dalam lima bulan, naik US$2,40, atau 8 persen, menjadi US$32,28. Hal terakhir naik 8,5 persen pada US$ 2,42.

Brent berjangka berakhuir naik US$$2,32, atau 7,1 persen, pada US$35,04 per barel, setelah naik setinggi US$35,11. Hal terakhir naik 7,43 persen di US$35,15. AS minyak pemanas berjangka selesai 6,7 persen lebih kencang setelah model cuaca AS menyerukan dingin musiman selama dua minggu ke depan. [aji]

Senin, 01 Februari 2016

Polsekta Medan Timur Sita Puluhan Pipa Kaca dan Paket Sabu

Penggerebekan di Jl Masjid Taufik, Gang Andalas, Tegal Rejo, Medan Perjuangan yang dilakukan petugas Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Timur tidak hanya mengamankan tiga orang remaja.


Petugas juga mengamankan dan menyita puluhan pipa kaca yang kerap digunakan untuk menghisap sabu. Pipa Telkom

"Ada puluhan pipa kaca di dalam rumah itu yang kami bawa. Selain itu, ada juga paketan sabu," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Timur, Inspektur Satu Ucox Nugraha Rambe, Sabtu (30/1/2016) siang.

Selain menyita pipa kaca, disita pula puluhan plastik klip transparan yang diduga digunakan untuk pembungkus sabu.

Saat ini, semua barang bukti disimpan di ruang penyidik Unit Reserse Kriminal Polsekta Medan Timur.

"Untuk identitas lengkap para remaja yang kami amankan, belum bisa kami paparkan. Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut," ungkap Ucox.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun di Polsekta Medan Timur, penggerebekan ini bermula saat warga menemukan satu unit mobil Xenia hitam BK 1250 HZ terparkir di depan Gang Andalas. Karena sudah dua hari tak diambil pemiliknya, Kepala Lingkungan setempat kemudian menghubungi polisi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pemilik mobil berada di rumah kosong milik Yati di Gang Andalas. Tanpa buang waktu, polisi langsung merangsek masuk dan menemukan tiga orang remaja tengah pesat sabusabu.

Rabu, 27 Januari 2016

Menengok Kapal Perang Australia di Tepi Laut Jakarta

Kapal perang Australia ‘HMAS Darwin’ bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Australia Plus berkesempatan untuk mengunjungi kapal yang bermuatan 224 awak ini pada akhir pekan lalu. 
Tiba di Jakarta pada Minggu (24/1) pagi, kapal perang ‘HMAS Darwin’ langsung menerima kunjungan publik (terbatas) pada siang harinya.
Bertolak dari Thailand, kapal seberat 4000 ton ini sedianya berada dalam misi 6 bulan di Timur Tengah untuk memberantas penyelundupan narkoba dan perompakan, yang dimulai akhir Desember 2015 lalu.
Pemandangan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dari atas kapal HMAS Darwin. (Foto: Nurina Savitri)
Pemandangan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dari atas kapal HMAS Darwin. (Foto: Nurina Savitri)
Sersan Stewart Martin menjelaskan tentang pipa bahan bakar kapal. Pengisian bahan bakar dilakukan ketika kapal sedang berjalan. (Foto: Nurina Savitri)
Sersan Stewart Martin menjelaskan tentang pipa bahan bakar kapal. Pengisian bahan bakar dilakukan ketika kapal sedang berjalan. (Foto: Nurina Savitri)
Kursi kemudi di ruang kendali kapal atau 'bridge'. (Foto: Nurina Savitri)
Kursi kemudi di ruang kendali kapal atau 'bridge'. (Foto: Nurina Savitri)
Ketika Australia Plus mengunjungi ‘HMAS Darwin’, para awak kapal -yang dipimpin Letnan Kolonel (Letkol) Laut Philip Henry ini -tengah berkumpul di geladak.
“Mereka sedang membangun tenda untuk acara pesta koktail besok malam. Tak ada misi khusus di Indonesia, kami hanya mampir,” kata pemandu siang itu, Sersan Stewart Martin, sambil membawa masuk rombongan kecil pengunjung ke dalam kapal.
HMAS Darwin adalah kapal perang buatan Amerika jenis FFG atau kapal rudal terpandu yang hanya diproduksi sebanyak 61 buah.
Kapal ini mampu menangkal serangkaian ancaman dari udara, permukaan laut dan di bawah permukaan laut. “Australia punya 6 kapal jenis ini. Selain HMAS Darwin, ada pula HMAS Adelaide, Canberra, Sydney, Melbourne dan Newcastle,” sebut Sersan Stewart.
“Mereka adalah kapal Angkatan Laut Australia pertama yang bertenaga turbin gas untuk pendorong utamanya,” sambung pria paruh baya ini. Sersan Stewart kemudian mengajak Australia Plus dan pengunjung lainnya ke sisi geladak pipa telkom tempat pompa bahan bakar tersimpan. “Ada yang tahu ini apa?,” katanya kepada pengunjung sambil menunjuk pipa lebar yang tampak seperti memiliki cerobong asap. “Ini adalah bagian paling berbahaya dari kapal ini, selain rudal,” sambungnya.
Ia menuturkan, “Bahan bakar kapal ini diisi selagi kapal berjalan dan jarak antara kapal tanker pengisi bahan bakar dengan kapal kami harus tepat dan kecepatannya harus selaras. Sama seperti pengisian bahan bakar di udara.”
Dari situ, rombongan kecil diarak ke dalam menuju ruang kendali kapal, tempat di mana sistem navigasi  dan kemudi berada.
Kapal perang ini juga dilengkapi dengan hanggar helikopter beserta helikopter ‘Seahawk’, yang kala Australia Plus berkunjung, baru saja menjalani pemeriksaan.
Dek utama –semacam lantai dasar pada bangunan -pada HMAS Darwin disebut dek 1, dan tingkat di atasnya dimulai dengan angka 0. Misalnya, ruang kendali kapal yang berada selantai di atas dek utama maka disebut lantai 0-1.
Sementara untuk tingkat-tingkat di bawah dek utama disebut dengan lantai 2 hingga 4, dengan lantai terbawah memiliki angka paling besar. “Karena ini kapal Amerika jadi sistem penamaan lantai (tingkat)-nya seperti itu,” jelas sang pemandu siang itu.
Ia lantas menerangkan misi perang terakhir yang dijalankan HMAS Darwin, yakni Perang Teluk di awal dekade 1990’an.
“Saya tak bisa menjelaskan detil rudal apa saja yang ada di kapal ini, karena saya di sini sebenarnya insinyur laut, tapi seingat saya untuk misi perang, kapal ini terakhir terlibat dalam Perang Teluk,” ungkapnya.
Menurut keterangan di situs resmi Angkatan Laut Australia, HMAS Darwin pernah ditugaskan 5 kali ke Teluk Persia, yakni pada tahun 1990, 1991, 1992, 2002, dan 2004. Kapal perang ini juga pernah bertugas di Timor Leste tahun 1999 dan beroperasi di Kepulauan Solomon pada tahun 2001.

Selasa, 26 Januari 2016

Curi Pipa Kabel, Warga Pakuhaji Terancam Penjara dan Denda Ratusan Juta

Pipa Telkom

Jakarta - Polsek Sepatan, Tangerang, berhasil menggagalkan aksi pencurian pipa paralon berisi kabel di desa Sarakan, Kabupaten Tangerang. Aksi pencurian itu tergolong nekat lantaran dilakukan pada pagi hari.

Terungkapnya kasus berawal dari anggota polisi yang mendapat laporan masyarakat, bahwa telah terjadi dugaan pencurian pipa paralon berisi kabel, pada hari Senin (25/1) lalu.  Pihak kepolisian sendiri baru berhasil menangkap pelaku setelah melakukan penyelidikan.

"Telah terjadi tindak pidana pencurian sebagai mana disangka Pasal 362 KUHP tentang pengambilan barang yang bukan punya haknya," ujar Kapolsek Sepatan, AKP Hidayat Iwan dalam pesan singkat kepada detikcom, Selasa (26/1/2015). Pipa Telkom

Aksi pencurian itu dilakukan oleh tersangka berinisial J (26) warga Pakuhaji seorang diri. Pelaku mencuri berbekal sebilah pisau.

"Tersangka seorang diri datang ke TKP kemudian mencuri pipa paralon yang berisi kabel dengan cara merusak pipa paralon yang berada disamping selokan kemudian pipa paralon tersebut dipotong dengan menggunakan sebilah pisau," ujarnya.

Dia mengatakan hasil olah kejadian perkaran, pihaknya menyita kabel sepanjang 12 meter berikut alat yang digunakan.

"Barang bukti yang disita satu potong pipa paralon yang berisi kabel sepanjang 12 meter, empat kunci pas ukuran 10-12,12-13,14-15,14-17, dua kunci ring ukuran 10-11,14-15, sebilah pisau panjang 19 centimeter, gagang plastik putih kondisi bergigi di bagian bawahnya. Sebuah jarum sol bergagang kayu," paparnya.

Akibat perbuatannya pelaku terancam hukuman penjara lima tahun dengan denda paling banyak Rp 900 juta. Saat ini pelaku telah mendekam di balik jeruji Polsek Sepatan.


(edo/dnu)

Sumber: detik.com

Senin, 25 Januari 2016

Terkena Proyek Tol Bocimi, PDAM Butuh Rp 8,4 Miliar

Relokasi pipa PDAM yang akan dilakukan harus dikoordinasikan dengan PDAM, agar tidak merugikan masyarakat.

pipa telkom

BOGOR - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor mengestimasi, biaya relokasi jalur pipa air yang akan terdampak oleh pembangunan megaproyek jalan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi) mencapai Rp 8,4 miliar.

Hal ini seperti diungkapkan Plt. Direktur Tehnik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengungkapkan, dana tersebut untuk sejumlah kebutuhan, terutama pengadaan pipa.

"Untuk jalur pipa yang di Tengek sepanjang 600 meter membutuhkan biaya Rp 6,6 miliar. Sedangkan yang di Rancamaya, Bojongkerta dan Rulita itu membutuhkan dana Rp 1,8 miliar. Jadi totalnya Rp 8,4 miliar," ungkapnya, Senin (25/1/2016).

Lanjutnya, sesuai perhitungan, biaya sebesar itu untuk pengadaan pipa PDAM jenis baru berdiameter 15 inchi. Dan juga termasuk biaya pembebasan tanah dan biaya pekerjaan hingga rampung.

"Jalur pipa PDAM yang terkena Tol Bocimi ini dibangun pada tahun 1975, zaman Colombo Plan Australia dan berada di atas tanah milik PDAM," paparnya. pipa telkom

Oleh karena itu, pihaknya berharap pelaksana proyek Tol Bocimi secepatnya merelokasi dan membangun jalur baru, sebelum jalur pipa lama terputus agar pelayanan tidak terganggu.

"Pipa ini melayani sebanyak 12 ribu pelanggan Zona I yang meliputi wilayah Rancamaya, Kertamaya, Bojongkerta, Wangun, Muarasari, Tajur, dan Mutiara Bogor Raya, Katulampa," tandasnya.

Deni juga menegaskan, jika pihaknya tidak memaksa pekerjaan relokasi harus dilakukan oleh PDAM. Namun, bisa saja dilakakukan oleh pihak proyek tol dengan menggandeng tenaga ahli di bawah pengawasan PDAM.

"Pekerjaan ini kami perkirakan paling cepat bisa selesai dalam waktu dua bulan. Untuk sekarang jalur pipa masih normal, tapi kalau pekerjaan akan dimulai pasti sesuai SOP. Sebelumnya kami juga akan mengumumkannya kepada masyarakat," pungkasnya.

Minggu, 24 Januari 2016

PROYEK EKSPANSI PIPA MINYAK ANCAM WARISAN BUDAYA AS

RMOL. Proyek perluasan pipa minyak di Kanada akan menempatkan hak nelayan dan warisan budaya Amerika Serikat dalam resiko.

Proyek Trans Gunung Kinder Morgan itu akan memperluas kapasitas pipa hampir tiga kali lipat dari 300.000 ke 890.000 barel minyak mentah per hari.

Proyek tersebut diperkirakan akan secara dramatis meningkatkan jumlah kapal tanker minyak yang berlayar di perairan sekitarnya.

"Proyek ini akan membahayakan budaya suku Amerika Serikat," kata seorang pengacara Earthjustice, Kristen Boyles.

Boyles mengatakan kepada panel tiga anggota bahwa pejabat setempat tidak berkonsultasi dengan suku asli Amerika Serikat dan tidak mempertimbangkan dampaknya terhadap mereka.

"Proyek ini seluruhnya adalah resiko dan tidak ada imbalan," tambahnya.

Bulan lalu, seorang pengacara untuk Kinder Morgan Inc mengatakan kepada dewan energi bahwa ekspansi bernilai 5.4 miliar dolar AS itu bisa dilakukan dengan cara meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

"Tidak ada keraguan untuk kebutuhan proyek ini dan manfaat yang akan mengalir dari itu," kata pengacara Kinder Morgan Shawn Denstedt pada bulan Desember lalu.

"Proyek ini beroperasi dengan matang, memiliki sistem pemeliharaan, dan tanggap darurat berencana sudah di tempat," tambahnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Sumber : Pipa Telkom